Banjir Laporan Warga di 2025, Polresta Bengkulu Ungkap Hampir Seribu Kasus

konferensi pers akhir tahun di Aula Endra Dharmalaksana Mapolresta Bengkulu, Rabu (31/12/2025). (Foto: ist)

Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu mencatat jumlah laporan masyarakat tertinggi di jajaran Polda Bengkulu sepanjang 2025.

Sepanjang tahun ini, Polresta menerima 2.038 laporan, dengan 968 kasus berhasil diungkap.

Tingginya angka laporan tak lepas dari posisi Kota Bengkulu sebagai pusat pemerintahan dan pusat aktivitas masyarakat dari seluruh kabupaten di Provinsi Bengkulu.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno, memaparkan data tersebut dalam konferensi pers akhir tahun di Aula Endra Dharmalaksana Mapolresta Bengkulu, Rabu (31/12/2025).

“Sepanjang 2025 kami menerima 2.038 laporan masyarakat. Ini tertinggi di Polda Bengkulu karena Kota Bengkulu menjadi pusat aktivitas dan pertemuan masyarakat dari berbagai daerah,” kata Sudarno.

Dari ribuan laporan tersebut, Polresta Bengkulu berhasil mengungkap 968 kasus.

Capaian ini dinilai sebanding dengan tingginya beban perkara yang ditangani.

Data Polresta Bengkulu menunjukkan, pencurian dengan kekerasan (curas) menjadi tindak pidana paling dominan dengan 318 kasus.

Selanjutnya penganiayaan 185 kasus, penggelapan 157 kasus, pencurian 153 kasus, pengeroyokan 144 kasus, dan penipuan 136 kasus.

Untuk tingkat pengungkapan, kasus penganiayaan menempati posisi tertinggi dengan capaian sekitar 55 persen.

Disusul pengeroyokan 52 persen, dan penggelapan 43 persen.

“Curas masih paling banyak dilaporkan. Namun, kasus yang hampir setiap hari kami tangani adalah penganiayaan,” pungkas Kapolresta. (**)