Jakarta, mediabengkulu.co – Polri terus mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra.
Sebanyak 86 unit alat berat dan 18 dump truck dikerahkan ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Jumat (2/1/2026).
Alat berat difokuskan untuk membersihkan lumpur dan material banjir, membuka akses jalan dan jembatan, menormalisasi sungai, serta memulihkan fasilitas umum, sekolah, tempat ibadah, dan permukiman warga.
Di Aceh, Polri mengoperasikan 27 unit alat berat di Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Selatan, hingga Aceh Tenggara.
Petugas membuka akses desa yang terisolasi, membersihkan rumah warga, dan memperkuat tanggul sungai.
Di Sumatera Barat, 12 unit alat berat dan 10 dump truck bekerja di Padang Pariaman, Agam, dan Pasaman Barat.
Fokusnya membuka akses nagari, membersihkan permukiman, serta memulihkan jalur distribusi logistik.
Sementara di Sumatera Utara, Polri mengerahkan 47 unit alat berat di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara.
Pekerjaan difokuskan pada pembukaan jalur tertutup longsor dan pembersihan kawasan padat penduduk.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan Polri hadir penuh untuk masyarakat terdampak.
“Polri tidak akan berhenti sampai seluruh akses benar-benar pulih. Masih ada wilayah yang membutuhkan bantuan dan kami terus bergerak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi ketabahan warga dan mengajak seluruh elemen untuk terus bergotong royong.
“Dengan kebersamaan, pemulihan akan berjalan lebih cepat dan kuat,” tambahnya.
Polri memastikan bantuan alat berat dan personel terus disiagakan hingga kehidupan masyarakat terdampak bencana di Sumatra kembali normal. (**)
Polri Kerahkan Alat Berat, Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra







