oleh

Rektor IAIN Curup Lepas Peserta KKN Melayu Serumpun IAIN Curup

Kota Curup,-Sebanyak 167 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Islam se-Sumatera, mengikuti Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Melayu Serumpun di Kabupaten Padang Pariaman. KKN-PPM ini akan berlangsung selama Tiga puluh lima hari.

Rektor IAIN Curup Dr. Rahmad Hidayat, M.Ag.,M.Pd didampingi Wakil Rektor 1 Dr. H. Beni Azwar, M.Pd.Kons dan Kepala LPPM IAIN Curup Dr. Hendra Harmi, M.Pd melepas Peserta KKN Melayu Serumpun PTKIN Se- Sumatera bertempat di Padang Pariaman Sumatera Barat, Minggu (25/7).

Lima belas perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) Se-Sumatera ikut dalam KKN-PPM Melayu Serumpun ini, yaitu UIN Ar-Raniry (Aceh), UIN Sultan Syarif Kasim (Pekanbaru), UIN Sultan Taha (Jambi), UIN Sumut (Medan), UIN Imam Bonjol (Padang), UIN Raden Fatah (Palembang), UIN Raden Intan (Bandar Lampung), UIN Fatmawati (Bengkulu), IAIN Bukittinggi, IAIN Curup (Bengkulu), IAIN Kerinci (Jambi), IAIN Metro (Lampung), IAIN Padang Sidempuan (Tapsel) dan IAIN Zawiyah Cot Langsa (Aceh).

Dari IAIN Curup Sebanyak 7 orang mahasiswa terpilih mengikuti kegiatan ini selama 35 hari bergabung dengan 14 PTKIN Se-Sumatera yang menjadi beberapa kelompok yang disebar pada nagari-nagari dalam Kabupaten Padang Pariaman.

Adapun 7 mahasiswa (4 laki-laki dan 3 perempuan) dengan rincian 3 orang dari Fakultas Tarbiyah yaitu Vegi Tri Andriani Prodi, Alex Rikardo, Asep Wijaya dari Prodi PAI,

Dua orang dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah yaitu Vivi Hiliyanti Prodi KPI, Seno Hadi Prodi IAIN, 2 orang dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam yaitu Sania Rahifni Prodi HKI, Ahmad Mardila Prodi HKI.

Vivi Hilianti mengungkap rasa senang dan bangga dapat terpilih sebagai peserta KKN Melayu Serumpun setelah melewati beberapa tahapan yang dilakukan oleh LPPM dengan beberapa indikator seprti nilai akademik, pengalaman organisasi dan kemampuan dan kefasihan membaca Al-Quran, doakan sukses ya pak harap vivi.

Hendra Harmi dalam pengantarnya menjelaskan KKN Serumpun Melayu Ke-2 adalah rangkaian kegiatan akademik dalam bidang pengabdian masyarakat sebagai bentuk partisipasi mahasiswa terhadap masyarakat.

Rahmad Hidayat memberikan 3 pesan khusus kepada para mahasiswa pertama: jaga nama baik kampus ditengah masyarakat karena anda mahasiswa terpilih membawa citra positif IAIN Curup.

kedua: beradaptasi dengan masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai religi dan kultur budaya setempat sehingga program-program KKN dapat berjalan dengan baik

ketiga: ajak masyarakat dengan hikmah wal mau ‘izah untuk ikut serta mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai pencegahan Covid-19 yang trendnya sedang meningkat saat ini dengan menerapkan prokes (cuci tangan, jaga jarak, pakai masker, hindari kerumunan).

Terakhir Rahmad menambahkan setiap peserta yang ikut KKN Melayu Serumpun diwajibkan menyerahkan hasil SWAB antigen dan telah di Vaksin.(ishak)

Komentar

BERITA LAINNYA