oleh

Wi Ancam Lapor Polisi, Soal Lahan Diduga Diserobot Warga

CURUP, – Pasal lahan milik Wi, warga Curup yang diduga diserobot warga bakal berbuntut panjang. Soalnya Wi, yang mengaku mempunyai surat tanah serta hak kuasa di atas notaris akan melapor masalah ini ke polisi.

“Ya, kita akan konsultasi dulu dengan penasihat hukum. Apakah nanti dilapor ke Polres Lebong atau ke Polda Bengkulu,.” kata Wi kepada awak media Senin (18/10/2021).

Lanjut Wi, melapor ke polisi itu dia lakukan jika oknum As yang diduga sudah menyerobot tanah Wi tidak ada kompromi atau niatan untuk menyelesaikan masalah itu melalui jalan kekeluargaan.

” Saya siap untuk dimediasi untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” tandas Wi.

Keberanian membawa masalah ini melalui jalur hukum kata Wi karena dia mempunyai bukti otentik kalau tanah (lahan) itu sah miliknya.

Dimana dalam surat kuasa itu Wi diberikan kuasa untuk mengolah lahan itu selama 25 tahun. ” Itu dalam surat kuasa sampai tahun 2045 nanti baru abis,” tegas Wi.

Menurut Wi, setelah dia melihat peta tanah itu jalan menuju ke lokasi pengerukan material di sungai Ketahun sudah masuk ke lahan milik Wi. ” Kan dalam surat kuasa itu lahan itu kan sampai ke Sungai Ketahun,” ujar Wi.

Sementara itu As saat ditemui di lokasi tambang mengaku siap jika Wi membawa masalah ini ke jalur hukum.

” Ya kalau diperiksa kami siap. Kan kami punya juga bukti buktinya Memang komplik masalah lahan ini sering terjadi. Setahu kami idak ado kami ke lahan orang,” ujar As didampingi Alikan yang juga mengaku aparat penegak hukum dan mengerti masalah izin tersebut. (ISH)

Jalan tambang menuju ke Sungai Ketahun untuk mengambil material batu (foto:Ish)

Komentar

BERITA LAINNYA