Video Viral Dugaan Intimidasi, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Kedua belah pihak saling memaafkan (foto: istimewa)

Seluma, mediabengkulu.co – Marsono (54) warga Kelurahan Padang Rambun, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, yang videonya sempat viral

Di media sosial facebook dan grub WhatsApp menjadi korban dugaan intimidasi, saat ini kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai.

Kapolsek Seluma, AKP. Sukari, turut membenarkan hal tersebut. Upaya mediasi antara kedua belah pihak difasilitasi oleh pihak Polsek Seluma dan Pemerintah Desa Purbosari.

“Sudah diklarifikasi terhadap kejadian viral di media sosial yang terjadi di Desa Purbosari, permasalahannya cuman salah pahaman saja,” ungkap Sukari, Selasa (9/7/2024).

Kapolsek Seluma mengatakan, kedua belah pihak sudah bertemu langsung dan saling memaafkan serta tidak akan memperpanjang permasalahan tersebut.

Dikabarkan sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial facebook dan grub WhatsApp.

Di dalam video yang berdurasi 06.50 menit itu tampak seorang pria paruh baya yang diduga diintimidasi oleh sejumlah petani.

Karena diduga mencuri berondolan kelapa sawit di area perkebunan kelapa sawit milik warga Desa Purbosari, Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma.

Sejumlah petani bertanya nama pria paruh baya itu dengan gaya dan nada yang mengintimidasi.

Pria itu akhirnya mengaku namanya adalah Marsono warga Kelurahan Padang Rambun, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma.

Dalam video yang sudah diunggah ke media sosial itu tampak pria bernama Marsono tersebut dibentak, ditarik, dan didorong serta dipaksa untuk meminta maaf di depan sejumlah petani tersebut.

Pria paruh baya yang diprediksi berusia 54 tahun itu, juga diminta agar berondolan sawit ia peroleh untuk ditinggalkan dan tidak boleh dibawa pulang.

Tampak juga dalam video itu, Marsono sempat diancam dikeroyok jika kembali lagi mencari berondolan di area perkebunan tersebut.

Sementara Lurah Padang Rambun, Sikin, membenarkan kalau pria paruh baya itu adalah warganya yang tinggal di RT 04, RW 01.

Warganya itu kata Sikin memang bernama Marsono yang profesinya keseharian mencari berondolan sawit.

“Ya, warga Padang Rambun. Siang ini rencananya akan kami panggil kekantor lurah untuk dimintai keterangan yang bersangkutan,” terang Sikin, saat dikonfirmasi melalui via telepon.

Laporan: Alsoni Mukhtiar // Editor: Sony