Siap-Siap, Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Akan Datangi Rumah Anda

Mobil Dukcapil keliling (foto : istimewa)

Kota Bengkulu, mediabengkulu – Dalam mensukseskan terselenggaranya pesta demokrasi, yaitu pemilihan kepala daerah tingkat provinsi dan kota pada bulan November 2024 mendatang.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu melaksanakan program Jebol Sagu yaitu Jemput Bola Sabtu Minggu.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu, Widodo, mengatakan program ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait administrasi kependudukan.

Petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan dengan menggunakan mobil Dukcapil keliling, mendatangi seluruh rumah warga yang belum memiliki e-KTP untuk diproses.

“Kita sering memanfaatkan waktu libur kerja, untuk mengejar target, supaya semua masyarakat bisa memberikan hak suaranya dalam Pilkada,” ungkap Widodo, Jumat (31/5/2024).

Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu juga menyambangi sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman data e-KTP bagi para pelajar sebagai pemilih pemula.

Widodo menuturkan, saat ini masih ada pelajar sebagai pemilih pemula yang belum melakukan perekaman data e-KTP.

Dengan perekaman data e-KTP, para pelajar sebagai pemilih pemula dapat memberikan hak suaranya dalam Pilkada serentak mendatang.

“Kita lakukan jemput bola ke sekolah-sekolah dengan program Dukling dan Dukcapil Bergerak,” ujar Widodo, Jumat (31/5/2024).

Program Dukling atau mobil Dukcapil keliling merupakan inovasi di bidang pelayanan administrasi kependudukan.

Bertujuan untuk membantu masyarakat agar lebih mudah dan efisien dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Alhamdulillah. Antusiasias berbagai sekolah sangat baik,” ungkap Widodo.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Bengkulu, karena secara kewilayahan, SMA merupakan kewenangan provinsi.

“Untuk pelaksanaan Pilkada terkait dengan ribbon dan blangko e-KTP semuanya dinyatakan cukup,” tambah Widodo.

Pihaknya juga terus mendorong masyarakat untuk menggunakan identitas kependudukan digital sebagai pengganti e-KTP yang berbentuk fisik.

“Sekarang IKD ini sudah mulai diminati kalangan remaja termasuk pemilih pemula,” ungkap dia. (MC)

Editor : Sony