Polri Kerahkan 135 Personel untuk Operasi Kemanusiaan di Sumatera Utara

Polri Kerahkan 135 Personel untuk Operasi Kemanusiaan di Sumatera Utara. (Foto: ist)

Sumatera Utara, mediabengkulu.co – Polri mengerahkan 135 personel untuk mempercepat penanganan bencana alam yang melanda delapan kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Hingga Rabu (26/11/2025), tercatat 65 kejadian bencana: 38 tanah longsor, 24 banjir, dua pohon tumbang, dan satu angin puting beliung.

Bencana tersebut mengakibatkan 29 korban: 12 meninggal dunia, 10 luka-luka, dan 7 orang masih dicari.

Sebanyak 2.543 rumah rusak, 445 warga mengungsi, dan akses jalan terputus oleh longsor serta banjir setinggi hingga empat meter.

Personel yang dikerahkan terdiri atas empat SSK Brimob, Ditsamapta dalam dua gelombang pengiriman, Bid Dokkes, dan Bid TIK.

Polri juga membawa peralatan pendukung seperti HT, drone pemantau, repeater, mobil Komob, dan jaringan Starlink untuk memperkuat komunikasi lapangan.

Karoops Polda Sumut menegaskan percepatan penanganan menjadi prioritas utama.

“Seluruh personel fokus pada pencarian, evakuasi, dan penyelamatan korban. Cuaca masih dinamis, tapi operasi tidak akan berhenti. Prioritas kami keselamatan warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polri memastikan warga terdampak mendapat perlindungan dan bantuan.

“Kami turun bukan hanya mengevakuasi, tetapi menjamin masyarakat mendapatkan tempat aman, logistik, dan pendampingan sampai situasi pulih,” katanya.

Di lapangan, Polri melakukan operasi SAR, membantu pengungsi, menyiapkan dapur umum, layanan medis cepat, dan pengamanan lalu lintas di titik rawan.

Operasi dilakukan bersama BPBD, pemerintah daerah, dan relawan.

Polri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah aliran sungai dan kawasan rawan longsor.

Operasi kemanusiaan akan terus berlanjut dengan keselamatan warga sebagai prioritas tertinggi. (**)