Seluma, mediabengkulu.co – Pilkada, singkatan dari pemilihan kepala daerah, baik itu tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten atau kota.
Ingat ya! PILKADA bukan PILKABE.
Karena pilkabe beda artinya, walaupun terkadang hampir sama maknanya.
“Kalau jadi lupa. Kalau lupa jadi”
Pilkada tahun 2024 ini, bakal dilaksanakan serentak se Indonesia termasuk di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Dalam persiapan Pilkada ini, bukan saja Komisi Pemilihan Umum yang tengah sibuk persiapan, tapi juga para partai politik.
Terlihat sejumlah partai politik tengah melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Di Bumi Serasan Seijoan Kabupaten Seluma, ada dua bakal calon yang telah mendaftar ke beberapa partai politik untuk diusung sebagai bakal calon Bupati Seluma.
1. Teddy Rahman
Teddy Rahman yang katanya putra seluma, kalau dilihat dari bio akun sosial facebook miliknya.
Ditambah lagi ada keterangan spanduk ucapan hari raya idul fitri di beberapa persimpangan, yang bertuliskan anak Achmad Sardi dari Kecamatan Semidang Alas Maras.
Dispanduk itu juga diterangkan kalau istri Teddy yang bernama Mega Ayu Variza kelahiran Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma.
Selain itu, Teddy juga merupakan adik kandung dari Destita Khairilisani anggota DPD RI terpilih dapil Provinsi Bengkulu periode 2024-2029.
Mungkin itu untuk lebih meyakinkan masyarakat kalau dirinya benar-benar putra seluma, walaupun ia tidak dibesarkan di seluma maupun pulau sumatera.
Sempat mencuat dikalangan masyarakat Kabupaten Seluma, kalau Teddy Rahman bakal maju dalam pemilihan kepala daerah seluma 2024.
Teddy pun menunjukan keseriusannya, kalau hal tersebut bukan hanya sekedar isu belaka.
Tanda keseriusanya bakal maju sebagai bakal calon Bupati Seluma, Teddy telah menyambangi sejumlah partai politik.
Yaitu Partai Amanat Nasional, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Nasional Demokrat.
“Pada hari ini saya menyerahkan formulir penjaringan bakal calon Bupati Seluma,” kata Teddy usai serahkan formulir di Sekretariat DPC Partai Amanat Nasional.
“Apa yang memotivasi bapak untuk maju sebagai calon Bupati Seluma ni pak ? tanya salah satu wartawan.
“Seluma ini merupakan tanah leluhur bapak saya sendiri, kemudian dukungan keluarga dan tim,” jawab Teddy.
“Wakilnya nanti siapa Pak” wartawan kembali bertanya.
“Untuk wakil, akan kita koordinasikan dulu sama partai yang ada,” jawab Teddy.
Ok. Saya rasa cukup ya,” kata Teddy sembari akan beranjak pergi.
Kala itu Teddy juga menyatakan bakal komitmen untuk memajukan seluma untuk lebih baik lagi.
Tapi entah disegi apa. Apakah bidang pendidikan ? ataukah dibidang infrastruktur pembangunan ?.
Belum ada yang tahu pasti, karena waktu yang cukup singkat kala itu, para wartawan tak punya kesempatan untuk kembali bertanya.
Mungkin nanti, waktu Teddy menyampaikan visi dan misinya saat kampanye dihadapan masyarakat seluma.
2. Erwin Octavian
Erwin Octavian seorang incumbent atau petahana.
Penulis rasa semuanya tahu arti dari petahana, tapi ibarat pepata, biar tidak ada dusta diantara kita. Penulis jelaskan sedikit arti dari petahana.
Dilansir dari berbagai sumber, petahana adalah orang yang pemegang suatu jabatan politik tertentu, yang sedang atau masih menjabat.
Nah… Erwin Octavian kan saat ini lagi menjabat sebagai Bupati Seluma bersama Wakilnya Gustianto, dengan jargonnya Seluma ALAP.
Erwin Octavian, sering disapa Erwin.
Kalau disebut dalam logat khas Serawai “Irwin”. Karena dialeg khas Suku Serawai “E” jadi “I” dan “O” jadi “U”.
Sebagai contoh: Soni jadi Suni, Yosi jadi Yusi dan Defi jadi Dipi.
Erwin Octavian sering juga dipanggil Dang Erwin atau Dang Irwin.
Oh ya… makna Dang disini untuk sapaan kakak laki-laki Suku Serawai, kalau untuk perempuan Wo atau bisa juga Ayuk.
Erwin juga merupakan putra seluma, bahkan waktu halalbihalal bersama tokoh-tokoh agama, Erwin mengatakan jangan ada lagi yang merasa putra daerah.
“Yang adoyo ni, satu kesepakatan kito samo-samo, putra seluma,” kata Erwin saat penyampaikan kata sambutan dihadapan para tokoh agama.
“Kito tinggal di seluma, kerjo di seluma, makan di seluma, putra seluma galo galo’o (semunya), setuju nido (setuju tidak) ?,” tanya Erwin.
“Setuju” jawab serentak yang hadir saat itu sembari tepuk tangan.
“Jadi jangan ada lagi yang bicara suku, agama, ras atau golongan, semangat untuk seluma, pembanguan untuk seluma, untuk menjadikan seluma lebih alap lagi,” ajak Erwin.
Selain menjabat sebagai Bupati Seluma, Erwin juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Bengkulu.
Walaupun partai berlogo ka’bah itu mendapatkan enam kursi di DPRD Seluma pada pemilu lalu, Erwin sama halnya dengan Teddy, juga mendaftarkan diri ke partai politik lainya.
Seperti, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Nasional Demokrat.
“Terkait untuk visi misinya, Insyaallah. Masih sama, untuk wabup masih tunggu kesepakatan dari partai,” kata Erwin, usai serahkan formulir di Sekretariat DPC Partai Amanat Nasional.
Entah siapa yang bakal jadi pemenang dalam pesta demokrasi nantinya.
GANTI ATAU LANJUTKAN…?
Masyarakatlah yang menentukan siapa yang benar-benar layak memimpin Kabupaten Seluma lima tahun kedepan.
Seluma, 2 Mei 2024
Penulis : Alsoni Mukhtiar // Editor : Sony