oleh

Perjuangkan Statusnya, GTKHNK35+ Audensi Bersama Kepala BKD Provinsi Bengkulu

 

Mediabengkulu.co –  Forum Honorer GTKHNK35+ Bengkulu Melakukan Audensi Bersama Kepala BKD Provinsi Bengkulu di Aula BKD Provinsi Bengkulu,Senin, (6 Juli 2020)

Ketua Forum Honorer GTKHNK35+ Bengkulu Yusak Wamin Dalam keterangan persnya Menyampaiakn  Kedatangan Pengurus dan Perwakilan Honorer ini dalam rangka berkoordinasi terkait Perjuangan mereka untuk mendapat KEPPRES PNS bagi honorer 35+ dan Gaji UMP bagi 35- serta menyampaikan berbagai keluhan para honorer yang mereka terima sebagai pengurus.

 
Dalam Pertemuan tersebut Forum Honorer GTKHNK35+ Bengkulu Menyerahkan data Honorer 35+ dan 35- Privinsi Bengkulu dan Memohon Gubernur agar mengeluarkan Surat Edaran (SE) Kepada Kepala Daerah Kota/Kabupaten agar Kebijakannya dapat diikuti oleh Pemerintah Kota/Kabupaten Se-Provinsi Bengkulu.

Kepada Kepala BKD Forum Honorer GTKHNK35+ Bengkulu juga  Mempertanyakan soal issu berkembang, terkait berita permintaan pemberkasan honorer untuk diangkat sebagai PNS lewat oknum tertentu, dan Mempertanyakan soal pencairan Gaji tambahan Honorer GTTT/PTT Se-Provinsi,
serta Menyampaikan bahwa ada oknum kepala sekolah yang hendak memotong gaji Honorer.

“Kedatangan  Forum Honorer GTKHNK35+ Bengkulu juga  Mempertanyakan  soal balasan surat Permohonan Gubernur Bengkulu Ke Presiden RI terkait pengangkatan Honorer 35+ menjadi PNS melalui KEPPRES, kemuadian Menyampaikan permohonan agar Kepala BKD bersedia menjadi salah satu Narasumber Untuk acara Talk Show “PELUANG HONORER JADI PNS”, yang akan diadakan oleh GTKHNK35+ bulan Agustus 2020 mendatang,” Tandas Yusak, Ketua Umum GTKHNK35+ Provinsi Bengkulu ini.

Saat ditemui awak media, Ibu Ir. Diah Irianti, M.Si Kepala BKD Provinsi Bengkulu, menyatakan dukungan atas perjuangan forum GTKHNK35+ ini. Menurutnya, pihak BKD akan menyampaikan hasil pertemuan ini kepada Bapak Gubernur Bengkulu, terkait perjuangan para honorer untuk kembali menyurati pemerintah Pusat, Kota dan Kabupaten.

“Kami mendukung, dan akan memberikan copyan balasan surat dari Kemenpan RB, Juga akan meenyampaikan kepada Bapak Gubernur supaya mengeluarkan surat edaran yang dibutuhkan para honorer, agar mereka dapat berkoordinasi dengan Walikota dan Bupati.

Sementara itu Kabit BKD Bapak Rufran, Sos menyampaikan bahwa terkait issu pemberkasan Honorer sudah banyak berkembang, issu itu dapat dipastikan hoax, tidak benar.

“jangan termakan issu yang tidak jelas itu, Kebijakan soal pengangkatan itu hanya ada di pemerintah pusat. Mohon Pengurus GTKHNK35+ dapat menejelaskannya kepada para anggota honorer”. Tandas Bapak Rufran, S.Sos

Kemudian Sekretaris BKD Bapak Efendi, S.Sos, MM juga ikut berkomentar bahwa terkait dengan adanya oknum kepala sekolah yang nakal, jika terbukti berani memotong gaji honorer bisa disampaikan ke Gubernur. Karena sesuai dengan pernyataan Gubenur beberawa waktu lalu, kepala sekolah yang coba-coba memotong gaji honorer, atau memecat honorer tanpa dasar yang benar bisa dipecat dari jabatannya. Pak Gubernur bisa memecat kepada sekolah yang nakal tersebut”. Tandas Bapak Efendi, S.Sos, MM

Dalam kesempatan ini juga, Yusak, S.Th juga menyampikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu mewakili ribuan honorer yang telah merealisasikan tambahan penghasilan bagi seluruh honorer di lingkungan Diknas DIKBUD Yakni Rp.1jt/bulan/honorer.

“ya, para anggota GTKHNK35+ titip salam kepada Gubernur yang sudah memberi perhatian kepada honorer. Baru kali ini ada Gubernur Bengkulu yang memperhatikan Honorer dengan nyata. Kamipun berharap dan memohon agar Bapak Gubernur Bengkulu segera mengeluarkan Surat edaran (SE) agar Kebijakan Bapqk Gubernur dapat dicontoh oleh Walikota dan Bupati. Kasihan teman-teman kami Honorer di TK, SD dan SMP di bawah Pemda Kota/Kabupaten yang masih banyak dapat gaji di bawah Rp.500.000/bulan bahkan masih ada yang Rp. 250.000/bulan. Sampai hari ini mereka belum merasakan perhatian seperti Honorer di SMA/SMK sederajat”.

Kepada Media Pak Yusak juga menyampaikan bahwa Visi GTKHNK35+ adalah KEPPRES PNS bukan PPPK.

“PPPK adalah visi perjuangan kelompok lainnnya. Sedangkan GTKHNK35+ jelas KEPPRES PNS, itu berdasarkan hasil kesepakatan pada waktu Rakornas di Jakarta 20 februari 2020 beberapa waktu yang lalu”. Tambah Pak Yusak.

Ya, semoga saja para Honorer ini menjadi PNS.

Komentar

BERITA LAINNYA