oleh

Masih Ada Warga Nekat Mudik di Perbatasan Antar Provinsi

BENGKULU, – Sejak  Kamis kemarin Ops Ketupat Nala-2021 secara resmi dimulai. Dengan dimulainya operasi ini, petugas gabungan TNI-Polri serta stake holder mulai aktif melakukan penyekatan di perbatasan provinsi guna menghalau masyarakat yang akan melakukan mudik.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S.Sos, MH mengatakan sosialisasi mengenai larangan mudik sejak lama sudah digaungkan baik di media cetak maupun media sosial.

Ia menjelaskan sebelum di mulainya Operasi Ketupat, Kepolisian menjalankan Ops Keselamatan dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tak lain untuk memberikan informasi kepada masyarakat tidak memaksakan diri untuk mudik.

Hal ini dimaksudkan guna menekan penyebaran Covid-19.

“dalam laporan rutin, masih ditemukan masyarakat yang ingin mudik walaupun tidak terlalu signifikan. Alhasil petugas mengarahkan untuk putar balik,” jelasnya Jum’at (07/05/2021).

Seperti yang terjadi pada saat kegiatan pengamanan Sekat Perbatasan Curup – Lubuk Linggau malam tadi.

Petugas masih menemukan 4 unit Roda empat dengan penumpang berasal dari luar Provinsi Bengkulu.

Setelah dilakukan pemerikasaan kelengkapan administrasi perjalanan seperti surat rapid tes, surat izin jalan warga yang diketahui warga Sumsel tersebut tidak dapat menunjukkan administrasi.

Akhirnya petugas mengarahkan masyarakat putar balik kearah lubuk Linggau.

Sumber : Humas Polda Bengkulu

Komentar

BERITA LAINNYA