LSM di Bengkulu Gelar Aksi Damai, Desak Kajati Cabut Izin Alfamart dan Tutup Indomaret

Konsorsium Nasional LSM Provinsi Bengkulu menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Rabu (26/11/2025). (Foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Sekitar 50 anggota Konsorsium Nasional LSM Provinsi Bengkulu menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Rabu (26/11/2025).

Massa menuntut pencabutan izin PT Sumber Alfaria Trijaya, penutupan seluruh gerai Indomaret, serta evaluasi total lahan parkir di wilayah Bengkulu.

Aksi dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di depan RS Kota Bengkulu.

Massa membawa sound system, spanduk, baliho, dan selebaran. Kemudian bergerak menuju Kejati Bengkulu.

Meski melakukan aksi pada dua titik, aksi lainnya di kantor PT Sumber Alfaria Trijaya dan Indomarco Prismatama, dinyatakan nihil.

Koordinator Konsorsium Nasional, Rahman Tamrin, mengatakan aksi ini sebagai bentuk dorongan agar aparat penegak hukum bertindak tegas.

“Kami meminta Kajati mencabut izin PT Sumber Alfaria Trijaya, yang kami duga menggunakan BBM subsidi dan merugikan negara hingga miliaran rupiah,” ujarnya di lokasi aksi.

Koordinator Aksi Alfamart & Indomarco, M. Diamin, menegaskan pihaknya juga mendesak penutupan seluruh gerai Indomaret.

“Kontribusi PAD tidak signifikan. Kami menilai operasionalnya perlu ditinjau ulang,” tegasnya.

Massa juga menuntut evaluasi seluruh area parkir di Bengkulu.

“Kami ingin semua parkir ditutup sementara untuk peninjauan ulang,” kata Rahman.

Pemantauan Aparat

Unit Intel Kodim 0407/Kota Bengkulu melakukan pemantauan tertutup selama aksi berlangsung.

Personel diterjunkan untuk deteksi dini, mencegah provokasi, dan mengawasi kemungkinan penggunaan senjata tajam, petasan, atau bom molotov.

“Kami melakukan pemantauan ke kelompok masyarakat, ormas, kampus, hingga pengemudi ojek online untuk mengantisipasi potensi gangguan,” ungkap seorang personel intel yang tidak disebutkan namanya.

Pihak Kodim juga berkoordinasi dengan Kasat Intel Polresta Bengkulu, Fredi dan Kanit Sosbud, Ipda Dery, untuk memperbarui informasi situasi lapangan.

Aksi berlangsung damai hingga berakhir pukul 10.35 WIB. (hln)