oleh

Ketua Komisi I Sidak ke SMPN 2 Bengkulu Tengah

Gunung Bungkuk,- Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Tengah, melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak), ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 2 Bengkulu Tengah di Desa Bajak 1 Kecamatan Taba Penanjung.

Sidak yang dilaksanakan pada Hari Jumat  8/01/2021 pagi tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 1 DPRD Bengkulu Tengah Arsyad Hamzah, SE dari Fraksi Partai Perindo.Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan pakaian luar

Dalam Sidak tersebut Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Tengah Memantau Lansung berbagai sarana dan prasarana Sekolah  yang sudah Dibangun maupun tidak layak digunakan lagi.

Seperti Pintu Ruangan Kelas Belajar (RKB) yang jebol dan penuh tambalan disetiap sisinya, meja dan kursi untuk siswa belajar yang terbuat dari kayu, yang sudah tidak layak dan sarana dan prasarana lainnya yang memang wajib untuk dilakukan penggantian.

Dengan adanya laporan dari masyarakat bahwa pembangunan jamban di SMP Negeri 2 Bengkulu Tengah ini seperti pemasangan pipa harus ditanam. Karena jika tertarik oleh siswa maka akan rusak.Mungkin gambar satu orang atau lebih

Dari hasil sidak ke SMP Negeri 2 Kabupaten Bengkulu Tengah pada Jum’at pukul 11.30 WIB di temui bahwa Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kabupaten Bengkulu Tengah Bapak Supriyanto tidak berada di tempat.

Menurut keterangan dari Guru Honor bernama Hasni Murti yang masih berada di sekolah saat Ketua Komisi 1 Arsyad Hamzah mengunjungi sekolah SMP Negeri 2. Kepala Sekolah sudah pulang pada pukul 10.00 lewat beberapa menit tadi. Kami hanya bertemu dengan Guru Honor Hasni Murti.

Sekolah SMP Negeri 2 Bengkulu Tengah mendapatkan Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2020 untuk pembangunan jamban siswa dan guru sebesar Rp 100.000.000 ( Seratus Juta Rupiah) serta Rehap Laboratorium IPA sebesar Rp 160.000.000.Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, orang duduk dan pakaian luar

Melihat kondisi Jamban yang sangat tidak terawat, pipa tidak tertanam di dalam tanah atau semen, Ketua Komisi 1 Arsyad Hamzah SE sangat miris. Karena Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Pendidikan,

Pemuda dan Olahraga sudah mensupport untuk pembangunan sekolah SMP Negeri 2 Bengkulu Tengah tapi kenapa tidak dirawat. Ruang Kelas yang sangat berserakan kursinya. Seharusnya setelah pulang sekolah seluruh siswa membersihkan kelas dan merapikan meja dan kursi.

Dari data didapat bahwa di SMP Negeri 2 Bengkulu Tengah didapati ada 25 orang Guru ( PNS dan Honor Daerah) dan 324 orang siswa. Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah Arsyad Hamzah sangat prihatin melihat sekolah yang tidak terawat dan kurang pemeliharaan ini agak dilalaikan atau kurang tepat.Mungkin gambar satu orang atau lebih

Sebaiknya pipa itu harus ditanam karena nanti jika tertarik anak-anak yang sedang bermain maka akan rusak, Karena dengan sekolah ini kita bisa menempah generasi penerus bangsa. Tempat anak-anak menimba ilmu.

Di Sekolah inilah anak-anak di didik untuk mendapatkan ilmu. Disinilah kita akan menjadikan Putra Putri kita untuk SDM ke depan.

Nah jika Putra Putri kita di Kabupaten Bengkulu Tengah ini tidak mendapatkan pendidikan yang baik,ini mencerminkan tidak bagus baik ilmu atau adat istiadat maupun tipikal anak-anak ini, seharusnya jam segini belum pulang tetapi mungkin dikarenakan Pandemi Covid 19 atau mungkin sebelum jam 11 sudah meninggalkan tempat atau mungkin karena hari Jum’at. Nanti Ketua Komisi 1 Arsyad Hamzah SE akan melaksanakan Sidak tapi tidak hari Jum’at lagi,” ujarnya. (Pariwara)Mungkin gambar pintu

 

 

Komentar

BERITA LAINNYA