oleh

Ketua Forum PHI Provinsi Bengkulu Himbau Rekannya Pantau Sistem Pendaftaran P3K di Situs SSCASN

 

KOTA BENGKULU,-Ketua Umum Forum Perkumpulan Honorer Indonesia (PHI) Provinsi Bengkulu, Yusak, S.Th mengimbau kepada rekan-rekannya untuk selalu memantau sistem pendataran PPPK di situs SSCASN.

Dikatakannya, pendaftaran PPPK yang sedang berlangsung saat ini memunculkan banyak permasalahan. Karena itu beliau berkeyakinan bisa saja ada kejutan dari pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi guru honorer yang sudah lama mengabdi terutama di sekolah induknya yang tidak bisa mendaftar PPPK 2021.

Begitu juga dengan guru honorer yang di sekolahnya tidak ada formasi, karena belum dibukanya pendaftaran oleh pemerintah daerahnya.

“Saya telah menyampaikan keluhan GTK Honorer baik secara tertulis terkait permasalahan sistem pendaftaran PPPK baru-baru kepada Anggota Panja di DPR RI dan Anggota Pansus di DPD RI, maupun secara langsung sewaktu mengikuti zoom metting bersama pansus DPD RI dan Panja DPR RI beberapa waktu lalu. Di acara rapat itu Mas mentri sempat berbicara dengan saya,”kata Yusak kepada mediabengkulu.co, Senin (19/07/21).

Untuk itu, ia berharap kepada rekan-rekan GTK honorer tetap semangat, terus bersuara, baik di daerah maupun di pusat jika ada kesempatan.

Terutama berdoa, agar pemerintah membuka kemudahan untuk pengangkatan GTK Honorer menjadi PNS. Dia yakin pemerintah akan mengeluarkan kebijakan yang pro GTK honorer.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa adanya ketidaksinkronan regulasi Kemendikbudristek dengan regulasi PermenPAN-RB Nomor 28 Tahun 2021.

Yang berakibat terkunci atau hilangnya formasi PPPK 2021 pada masa pendaftaran masih dibuka. Ia juga menyakini ada juga ketidaksinkronan antara kementrian terkait dengan kepala daerah yang mengakibatkan beberapa daerah tidak membuka formasi PPPK. Begitu juga antara kementrian dengan Panselnas.

“Dengan berbagai persoalan sistem pendaftaran tersebut, bisa saja akan ada perubahan kebijkan yang akan mempermudah atau berpihak kepada GTK honorer,” tegas Yusak.

Forum Perkumpulan Honor Indonesia (PHI) akan terus bersuara, sampai pemerintah benar-benar menepati janjinya. Seperti yang pernah presiden Jokowi sampaikan sewaktu HUT PGRI tahun lalu di Jakarta. (hn)

 

Komentar

BERITA LAINNYA