Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Seluma Capai 156, Peliharaan Warga Divaksin

Tim kesehatan hewan saat vaksin hewan peliharaan warga (foto : istimewa)

Seluma, mediabengkulu.co – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma jumlah kasus gigitan hewan penular rabies saat ini telah mencapai 156 kasus, paling banyak kasus gigitan anjing.

Untuk antisipasi penularan rabies, maka pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pertanian mulai melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies seperti anjing, kucing, dan kera.

Kali ini tim kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Seluma menyasar ke masyarakat Desa Kota Agung, Kecamatan Seluma Timur, Kamis (20/6/2024).

Kapala Desa Kota Agung, Bana Rusdi, mengatakan kesadaran masyarakat di desanya cukup tinggi terutama yang memiliki hewan penular rabies untuk bersedia disuntik vaksin.

“Ada 70 ekor hewan yang vaksin, terdiri dari 11 ekor anjing, kucing 57 ekor, dan kera 2 ekor,” ungkap dia.

Usai melaksanakan kegiatan vaksinasi anti rabies di Desa Kota Agung, dalam waktu dekat ini rencananya tim kesehatan hewan akan ke Desa Talang Sali, dengan kegiatan serupa.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial, mengatakan idealnya hewan peliharaan penular rabies.

Seperti anjing, kucing, dan kera dilakukan vaksinasi anti rabies setiap setahun sekali untuk mencegah penyakit rabies.

“Hewan peliharaan penyebar rabies idealnya disuntik vaksin setiap tahun, untuk mencegah penyakit berbahaya seperti rabies ini,” ungkap Arian.

Untuk diketahui, rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dari genus Lysavirus.

Virus ini menyerang sistem saraf yang membuat penderitanya sensitif terhadap cahaya dan angin.

Rabies dapat menginfeksi semua mamalia termasuk manusia, virus masuk ke dalam tubuh melalui luka atau gigitan hewan penular rabies seperti anjing, kucing, dan monyet.

Apabila terkena gigitan anjing, kucing, atau kera, maka segera mencuci luka bekas gigitan tersebut menggunakan detergent dibawah air mengalir selama 10-15 menit.

Kemudian keringkan dengan lap bersih, kasih yodium tincture dan datang ke puskesmas terdekat minta vaksin anti rabies.

Laporan : Alsoni Mukhtiar // Editor : Sony