oleh

Kabupaten Mukomuko Hanya Kecamatan Air Manjunto Bebas Kasus Positif Covid-19

KOTA MUKOMUKO –  Bupati Mukomuko, Sapuan SE,MM.,Ak,CA,. CPA  selaku Satgas melakukan Koordinasi dan evaluasi Perkembangan Pandemi Virus-19 di wilayah Kapupaten tersebut, serta didampingi Wakil Bupati Mukomuko, Wasri. Rapat tersebut digelar  di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko, pada Senin(12/07).

Bupati Mukomuko dalam rapat tersebut mengatakan,  ada 2 kecamatan yang angka kasus positif Covid-19 lebih dari 10, yakni daerah tertinggi di Kecamatan Kota Mukomuko sebanyak 27 kasus, dan Kecamatan Ipuh sebanyak 25 kasus.

Selain itu disusul Kecamatan Malin Deman, 10 kasus, dan  9 kasus menimpa warga Kecamatan Teras Terunjam. Dan,  7 kasus positif aktif terjadi di Kecamatan Air Rami dan Air Dikit, dan 6 kasus di Kecamatan XIV Koto dan Penarik.

Dikatakan Bupati Sapuan, untuk Kecamatan Lubuk Pinang terdapat 5 kasus, Sungai Rumbai 3 kasus, 2 kasus terjadi di V Koto, Teramang Jaya, dan Selagan Raya, serta 1 kasus di Kecamatan Pondok Suguh.

“Hanya di Kecamatan Air Manjunto yang saat ini tidak ada kasus positif aktif yang terjadi, “kata  Bupati Sapuan.

Sementara itu, Dokter spesialis Paru RSUD Mukomuko, dr. Yati Ernawati, Sp.P dalam rapat mengungkapkan, pasien Covid yang ditangani pihaknya belakang ini, gejalanya mengindikasikan terpapar Covid-19 varian baru.

“Contohnya kebanyakan pasien mengeluh sakit kepala. Sedangkan waktu dulu-dulu jarang ada pasien mengeluh sakit kepala,” tegas dr. Yati dihadapan forum rapat.

Menurut dia, diduga Covid yang menyerang masyarakat Mukomuko saat ini merupakan varian baru,yang juga diungkapkan oleh Fungsional Epidemiologi Dinkes Mukomuko, Asmaniar, SKM.  Penularan yang begitu masif dan cepat, patut dicurigai virus Corona yang menyerang saat ini merupakan varian baru.

“Ini bukan menakuti warga, tapi hal ini perlu kita waspadai. Memang untuk membuktikan varian apa yang menyerang saat ini, perlu penelitian dan pemeriksaan. Tapi sayang, biaya pemeriksaannya sangat tinggi,” katanya.

Dijelaskan Asmaniar, angka specimen Swab PCR dari Mukomuko yang dinyatakan positif saat ini sangat tinggi yakni mencapai 40 persen lebih. Terbaru, dan akan segera diumumkan, hasil pemeriksaan Laboratorium Padang, dari 300 an specimen 100 lebih dinyatakan terkonfirmasi positif.

“Dulu, angka specimen dari kita pernah mencapai 16 persen dinyatakan positif. Itu kita sudah heboh. Lalu bagaimana kita menyikapi kondisi sekarang?” kata Asmaniar .

Rapat terpadu tersebut juga dihadiri Dandim 0428/MM, Letkol Czi. Rinaldo Rusdy, S.IP selaku Waka I Satgas, Kapolres Mukomuko, AKBP Andy Arisandi, SH., S.IK., MH selaku Waka II Satgas, Wabup Mukomuko, Wasri selaku Waka III Satgas, Ketua DPRD, M. Ali Saftaini, SE dan Kajari Mukomuko, Rudi Iskandar, SH selaku Tim Ahli, serta jajaran Satgas lainnya. (jm)

Komentar

BERITA LAINNYA