oleh

Jadi Inspektur Upacara HGN, Bupati Mukomuko Bacakan Amanat Kemendikbud

MUKOMUKO, mediabengkulu.co– Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah pahlawan tanpa tanda jasa berprestasi saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus HUT PGRI ke 76 tahun 2021 yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mukomuko di SDN 14 Penarik, areal PT. Agromuko Sungai Jerinjing Estate, Kamis (25/11).

Disampaikan Kepala Disdikbud Mukomuko, Drs. H. Ruslan, M.Pd bahwa peringatan Hari Guru Nasional oleh PGRI Mukomuko terpusat di SDN 14 Penarik. Inspektur Upacara Bupati Mukomuko.

“Pada kesempatan ini, bupati juga menyampaikan amanat berupa pidato resmi Kemendikbud,” ujar H. Ruslan.

Para Dewan Guru usai mengikuti upacara HGN di SDN 14 Penarik

Berikut Amanat Kemendikbud di Hari Guru Nasional 2021 yang dibacakan Bupati Mukomuko :

Teknologi membuat pembelajaran daring harus menarik bagi semua murid. Sementara didaerah yang sulit akses internet, banyak guru yang menantang risiko dengan mengajar dari rumah ke rumah. Dengan hal ini, kami berupaya membantu dan mendukung para pendidik dan tenaga kependidikan dengan menghadirkan beragam paket kebijakan. Kami melaksanakan relaksasi dana BOS sehingga bisa digunakan untuk pembayar honor guru non PNS, guru-guru honorer.

Kami memberikan bantuan subsidi upah untuk pendidik dan tenaga kependidikan non PNS. Demi memberikan opsi bagi guru untuk menerapkan kurikulum darurat yang lebih ramping, lebih sederhana.

Kami membagikan modul pembelajaran di masa khusus untuk membantu pembelajaran di daerah yang sulit akses internet. Dan kami mengembangkan platform guru belajar dan berbagi sehingga para guru dapat saling belajar dari rekan sejawatnya dalam mengembangkan pembelajaran.

Selain itu, kami juga berupaya meningkatkan kesejateraan guru dengan menyelenggarakan seleksi guru ASN-PPPK dengan afirmasi bagi pelamar yang telah memiliki sertifikat pendidik yang berusia lebih dari 38 tahun, penyandang disabilitas, berasal dari THK2 dan aktif mengajar selama paling tidak tiga tahun.

Dan sekarang, berkat ketangguhan ibu dan bapak kita berhasil melewati masa yang penuh tantangan. Saat ini kita mulai melaksanakan protokol kesehatan ketat demi keselamatan semua warga sekolah dan sekali lagi peran ibu dan bapak guru sangatlah besar dalam menyukseskan PTM terbatas.

Oleh karena itu, kami telah memprioritaskan vaksinasi bagi pendidik dan kependidikan. Saya berharap ibu dan bapak dapat mendukung upaya percepatan vaksinasi ini sehingga anak-anak kita dapat segera kembali ke sekolah untuk belajar dengan aman, nyaman dan jauh lebih optimal.

Ibu dan bapak guru, pada kesempatan yang baik ini, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi ibu dan bapak guru dalam mendidik anak-anak Indonesia menjadi generasi pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter.

Dan sekali lagi kami terus berupaya mendengarkan masukan dari ibu dan bapak serta memprioritaskan peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru demi kemajuan Indonesia di masa mendatang. Oleh karena itu, pada Hari Guru Nasional ini, mari kita semua menyatukan semangat dan bergerak serentak mewujudkan merdeka belajar.(M4/ADV)

Komentar

BERITA LAINNYA