oleh

Dugaan SPPD Fiktif Dewan Makin Redup

CURUP, – Usai didemo sejumlah LSM di Rejang Lebong, tentang dugaan adanya Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif dewan Rejang Lebong, kini hasil audit BPK RI Perwakilan Bengkulu itu makin meredup. Padahal sebelumnya sempat memanas dan disebut sudah akan diperiksa oleh penyidik Kejari Rejang Lebong.

Anehnya,  lima anggota dewan yakni MH, MA, SU, BM, dan ZA malah santai santai saja. Kini justru merebak isu kalau MH saat perjalanan ke Kota Lubuklinggau itu membawa ” gerbong’ keluarganya. ” Io, bini kek anaknyo ikut. Apo urusan, jalan ke linggau pribadi mintak SPPD,” ujar sumber enggan dikutif nama sembari menambahkan kini tergantung sanksi dari partainya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Sekwan RL Zulkarnain mengatakan memang benar ada temuan BPK RI tersebut. Namun dari Rp 25 juta lebih temuan itu sudah dikembalikan semua. “Jadi tidak ada unsur pidananya lagi. Kalau bisa ya tak usalah diberitakan,” pinta Zulkarnain yang mengaku dekat dengan semua wartawan ini, Rabu (3/11/2021).

Sebelumnya, gabungan LSM di Rejang Lebong demo ke DPRD RL mereka menuntut agar dewan mendesak aparat mengusut tuntas dugaan kasus-kasus korupsi di Rejang Lebong salah satunya dugaan perjalan dinas lima anggota dewan.

Menariknya berkas tuntutan itu diterima langsung oleh Ketua DPRD RL Mahdi Husen,SH didampingi Waka Polres, Kasi Pidsus Kejari RL dan Sekwan serta staf. ( ISH)

Komentar

BERITA LAINNYA