oleh

DPRD Provinsi Bengkulu Belajar Tata Kelola Aset Daerah ke BPKAD Jawa Barat

MediaBengkulu.co – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bengkulu Melaksanakan Study Banding Ke  BPKAD Propinsi Jawa barat  Dalam rangka Konsultasi dan Koordinasi pembahasan pendapatan daerah dari semua aset dan mendayagunakan BUMD yang terkait dengan Perubahan Perda No 10 Tahun 2011 tentang Retrebusi Jasa Usaha,Jumat (26/2).

Hal ini dikatakan Ketua Pansus  DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sambiring  mengatakan bahwa fokus studi banding pihaknya kali ini adalah mempelajari tata kelola keuangan daerah baik aset maupun hibah.

“Ada beberapa hal yang dapat dipelajari, seperti misalnya menyangkut aset, keuangan dan perusahaan daerah. Karena Pemprov Jawa barat mempunyai tata kelola keuangan daerah yang maksimal,” ucap politisi Hanura tersebut .

Dia juga mengatakan bahwa tata kelola keuangan pemerintah di Jatim antara regulasi dan penerapannya juga sejalan sehingga hasilnya sangat baik dan akhirnya akan mempengaruhi opini yang diberikan oleh BPK RI.

Selain itu dia juga menilai bahwa terkait dengan hibah disana benar-benar diatur sesuai regulasi seperti misalnya tidak diperbolehkan lagi dum kendaraan dinas.

Lalu juga menyangkut hibah, dia menilai mereka juga konsisten ambil contoh saat ada usulan dari Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) , bisa diproses lebih dahulu dalam artian tidak serta merta meminta hibah, dikarenakan kalau terus menerus dilakukan, aset bisa habis.

Selanjutnya adalah terobosan di sana  terkait dengan perusahaan daerah (perusda) dimana ketika perusda yang belum maksimal maka  perusahaan tersebut akan dilebur menjadi satu agar lebih maksimal dan dapat memberikan kontribusi bagi daerah.

Studi Banding DPRD Provinsi Bengkulu Dipimpin Oleh  Ketua Pansus Usin Abdisyah Putra Sembiring, Waka III Erna Sari Dewi, Ketua Komisi I Sri Rejeki, Irwan Eriadi, dan Anggota Lainnya. (adv)

 

 

 

 

Komentar

BERITA LAINNYA