oleh

Ditangkap di Mukomuko Warga Sumbar Babak Belur Dihajar Massa 

 

KOTA MUKOMUKO – Seorang Petani berinisial RN ( 48 ) warga Silaut II Kabupaten Pesisir selatan ( Pessel ) Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar ) harus menjadi korban amukan massa tadi malam ( 16/05/21 ).

Kapolres Mukomuko Polda Bengkulu AKBP Andi Arisandi S.Ik., M.H., ketika dihubungi melalui whatsapp pagi ini membenarkan penangkapan terhadap terduga curanmor yang diamankan oleh warga.

” Ya setelah diamankan dan jadi korban amukan massa, terduga curanmor langsung kami amankan tadi malam sekitar pukul 00.30 wib.” Ungkap Kapolres MM.

Dijelaskan oleh Kapolres MM, Dari keterangan yang berhasil diperoleh disekitar lokasi amukan massa diketahui tersangka melakukan pencurian Roda Dua jenis Suzuki smas milik korban Mat di Desa Silaut II kecamatan Lunang Silaut Kabupaten Pesisir selatan yang merupakan tetangga tersangka.

Tersangka sendiri sudah satu bulan ini tinggal di rumah Marman SP III desa Selagan Jaya Kabupaten Mukomuko dan pada tanggal 11 Mei korban Mat mengetahui bahwa motornya berada di SP 3 Selagan jaya dan di jemput oleh korban Mat.

Saat itu tersangka sempat kabur beberapa hari, dan pada tgl 14 Mei 2021 tersangka kembali ke rumah marman di SP.3 Selagan jaya.

Pada hari Sabtu tgl 15 Mei 2021 sekira pukul 23.30 Wib tersanka di bangunkan oleh marman bahwa sudah ramai warga mencari tersangka.

Setelah keluar rumah marman, kemudian tersangka di pukuli oleh massa yang telah berkumpul dan merasa tidak senang dengan ulah tersangka.

Kemudian babinkamtibmas Bripka Juni Tri mendapat telpon dari warga SP.3 kemudian babinkamtibmas menghubungi Kanit Reskrim Polsek MMU Aipda Pahala Parulian,SH , bersama agt Reskrim Polres Mukomuko Bripka Isa Ansari dan Piket Jaga Bripda.D.situngkir mengunakan R4 turn Back crime melakukan evakuasi tsk di SP.3 Desa selagan Jaya Kecamatan Kota Mukomuko.

” tersangka telah kami amankan di Mako Polres Mukomuko agar bisa dijemput oleh personil sat reskrim Polres Pessel guna proses penyidikan.” Pungkas Kapolres MM.

Komentar

BERITA LAINNYA