Dampak Banjir, Jembatan Sentral Produksi Pertanian Putus

Jembatan sentral produksi pertanian putus (foto: istimewa)

Seluma, mediabengkulu.co – Dampak banjir akibat meluapnya sungai Air Nelas, Sabtu (6/7) lalu, bukan saja merendam ratusan rumah warga.

Desa Cahaya Negeri dan Jenggalu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma. Tetapi juga menyebabkan jembatan sentral produksi pertanian putus.

Mantan Kades Cahaya Negeri, Nuzirwan Miril, mengatakan jembatan yang putus merupakan sentral produksi pertanian penghubung antara Desa Cahaya Negeri dengan Desa Padang Kuas.

Akibat jembatan putus masyarakat yang ingin melakukan aktivitas ke kebun harus mengambil jalur yang cukup jauh.

Dengan jarak enam kilometer, sedangkan jika melewati jembatan yang putus hanya menempuh jarak satu kilometer.

“Jembatan yang putus merupakan alternatif satu-satunya warga untuk mempersingkat waktu. Untuk mengeluarkan hasil perkebunan kelapa sawit dan karet,” ungkap Nuzirwan, Selasa (9/7/2024).

Nuzirwan menuturkan, mayoritas masyarakat setempat berprofesi sebagai petani, dengan putusnya jembatan gantung tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang ingin mencari nafkah.

“Jembatan yang putus berlokasi di belakang kantor PDAM, saat ini masyarakat yang ingin ke kebun harus melewati jalan Desa Babatan,” terang Nuzirwan.

Laporan: Alsoni Mukhtiar // Editor: Sony