oleh

Antisipasi Kerumunan Akibat Pedagang Pakaian, Pemkot Bengkulu Dirikan Pos di 2 Titik ini

KOTA BENGKULU, – Jelang lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah, Pemkot Bengkulu antisipasi pedagang pakaian yang biasa membuka lapak di Jalan Soeprapto dan pasar panorama.

Sebab kalau dibiarkan, otomatis akan menimbulkan keramaian atau kerumunan.

Ini tentu bisa membayakan karena saat ini kasus Covid-19 masih mengalami lonjakan yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, sebagai bentuk antisipasi Pemkot Bengkulu dalam hal ini Satpol PP Kota Bengkulu mendirikan pos penanggulangan Covid-19 di 2 titik lokasi tersebut, yakni di Jl KZ Abidin dekat Soeprapto dan di pasar panorama.

Kasatpol PP Yurizal melalui Kasi Ops Asmiliadi menerangkan didirikannya 2 pos tambahan itu berdasarkan hasil rapat bersama Forkopimda di ruang sekda belum lama ini.

“Hasil rapat, ada dua tambahan pos yakni di jl KZ Abidin dan di pasar panorama yakni pos penanggulangan Covid-19. Kegiatan petugas di sana mengantisipasi kerumunan yang diakibatkan pedagang pakaian yang memadati jalan sehingga bisa menimbulkan kerumunan manusia yang luar biasa,” jelas Asmiliadi.

Untuk anggota Satpol PP, kata dia selain standby di pos juga akan patroli.

Di sepanjang Jalan Soeprapto nanti sekitar jarak 10 meter akan ditongkrongi oleh anggota.

“Terus untuk kegiatan lanjutnya nanti dari pos itu juga anggota akan bergerak ke pusat pusat perbelanjaan lainnya seperti mall dan PTM. Kita antisipasi kerumunan,” ujar Asmiliadi.

Anggota Satpol PP Kota Bengkulu sebagian juga standby di pos ketupat nala yang didirikan oleh pihak kepolisian.

Dimana pos pusatnya berada di Bandara Fatmawati Soekarno ditambah dengan pos ketupat nala di depan Sport Center Pantai Panjang dan Pantai Jakat.

Di pos tersebut tergabung unsur TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Dishub dan Dinkes.

 

Sumber : Media Center Kominfo Kota Bengkulu

Pewarta: Helentri Septiana

Komentar

BERITA LAINNYA