Quarry PT.PAS Diduga Rusak Aliran Sungai Dendan Curup

CURUP, mediabengkulu.co – Quari alias tempat pengerukan batu milik PT.PAS diduga merusak ekosistem Sungai Dendan di kawasan wilayah Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara Rejang Lebong. Indikasinya, sepanjang hampir 3 kilo meter di sisi kanan masuk Sungai Dedan sudah dibuat jalan yang persis di Daerah Aliran Sungai tersebut.

Selain itu, ribuan meter kubik material batu di sungai dikeruk dan dikumpulkan di quarry yang juga berada di bibir Sungai Musi.

Pantauan media ini Sabtu (8/1/2022) di lokasi tampak air Sungai Dendan berubah kecoklatan karena sebuah exavator sedang mengeruk batu di ujung jalan di tepi Sungai, ada juga beberapa truk bermuatan batu kali hilir mudik mengangkut hasil batu dari sungai.

Tampak jelas di bibir sungai beberapa tumpukan batu besar yang belum diambil. Anehnya aktivitas PT.PAS ini sudah berjalan bertahun tahun tanpa ada pihak yang peduli.
Ketika media ini menginformasikan ke pihak Dinas Lingkungan Hidup Rejang Lebong, baru tim dari dinas cek ke lokasi.

“Ya, kami telaah dulu. Jika tidak ada izin usaha itu kami tutup,” tegas Kadis LH Suherman,SP, M.Si melalui staf ivu Ida.

Namun ketika dikonfirmasikan bos PT PAS Irsad menjawab silakan diberitakan.

“Tidak apa beritakan saja. Kan kamu maunya diberitakan,” ujar Irsad yang mengaku setiap kegiatan sudah dilapor ke Polda.

Sedangkan, salah seorang warga yang berkebun di sekitar lokasi quarry mengaku heran. Ia melihat keberadaan PT yang diduga merusak sungai Dendan ini memang kuat.

“Itu nah pak Sungai Musi ajo la dialihkannyo alirannyo. Dulu dak cak iko. Memang berani nian tobo tu (Pihak PT. PAS, red),” ujarnya enggan dikutif nama sembari meminta ada LSM yang peduli dengan kondisi itu.(IsH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.