oleh

Walikota Helmi Hasan dan Baznas Kota Beri Reward Kontingen MTQ Kota Bengkulu

“Alquran adalah manual book. Jangan bersedih, tidak masalah tidak mendapat juara umum,” kata Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Ketua Baznas Kota Bengkulu Abdurrahman Alkaf.

Dalam kesempatan ini ia juga menyampaikan, agama menjadi proritas untuk program 4 tahun ke depan. Nanti, kata Helmi Hasan, bagaimana pemerintah membuat amalan, yaitu aktif berzakat. Karena zakat adalah perintah Allah SWT.

“Zakat itu harus disampaikan pada lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah. Kemudian merekalah yang mengambil zakat itu,” kata Helmi Hasan.

Selain itu, sambungnya, Gerakan Peduli Yatim (GPY) juga akan segera dilaunching. Walikota dan Wakil Walikota akan mengangkat 10 orang anak yatim begitu juga seluruh pejabat harus mengangkat anak yatim minimal 1 orang, para pejabat Pemkot Bengkulu menjadi orangtua asuh dari mereka. Anak tersebut tidak harus tinggal di rumah orangtua angkatnya. Harapannya agar tidak ada lagi warga Kota Bengkulu yang tidak bahagia,” ujar Helmi Hasan.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kemenag Kota Bengkulu yang sudah melakukan pendampingan selama MTQ berlangsung. “Pemkot Bengkulu bangga dan sangat mengapresiasi, kedepannya kita tingkatkan lagi prestasi kita,” tutup Helmi.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan reward kepada 6 besar terbaik Muzakki di lingkungan Pemkot Bengkulu, yaitu yang pengumpulan zakatnya terbanyak, di antaranya :

1. H. Helmi Hasan SE.
2. Dinas Dikbud Kota.
3. Dinas Kesehatan Kota.
4. Sesda Kota
5. Kemenag Kota
6. RSHD Kota

Kepala BAZNAS Abdurahman Alkaf menyampaikan bahwa zakat ini sebetulnya adalah titipan Allah SWT yang ada di dalam harta kita, yang bukan milik kita.

“Jangan merasa bahwasannya zakat itu hak kita, tetapi zakat itu milik Allah 2,5% untuk 8 golongan,” ucap Abdurahman. (rilis/Media Center Kominfo Kota Bengkulu)

Komentar

BERITA LAINNYA