oleh

Tak Kunjung Diperbaiki, Komisi II DPRD Kota Bengkulu Sidak Jalan Regional Pekan Sabtu

 

MediaBengkulu.co – Komisi II DPRD Kota Bengkulu yang Membidangi masalah Infrastruktur Melakukan sidak ke Jalan Regional Pekan Sabtu. di dampingi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Kota Bengkulu.Selasa (28 Januari 2020)

Sebelumnya Jalan Regional ini sempat ditanam pisang oleh  yang kesal akibat kondisi jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki.

Dalam sidak Komisi II DPRD Kota, bersama Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN)Provinsi Bengkulu, terungkap jalan tersebut bukan kewenangan Satker P2JN. Bahkan Satker P2N sendiri menyarankan Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi mengajukan biaya perbaikan jalan non status ini ke Kementerian.

“Jalan ini bukan kewenangan Pemerintah Kota maupun Pemerintah Provinsi. Jadi kita menyarankan, agar Pemda mengambil sikap dengan mengajukan biaya perbaikan ke Kementerian. Jadi nanti, jalan yang panjangnya kurang lebih 2 kilometer ini, bisa diperbaiki dengan dana APBN,” jelas perwakilan Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN)Provinsi Bengkulu, Ivan Marsifano,ST.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Indra Sukma, ini guna menindak lanjuti pengaduan warga mengenai perbaikan infrastruktur jalan Regional Air Sebakul yang tidak jelas atas kepemilikannya.

“Jalan Regional Air Sebakul ini tidak jelas kepemilikannya, Kota tidak Provinsi juga tidak, jadinya jalannya terbengkalai,” kata Indra Sukma.

Ditambah Indra Sukma, jalan tidak bertuan ini bisa di bangun melalui dana pusat asalkan ada persetujuan dari DPRD.

“Kami dari komisi II akan siap untuk mengawal agar jalan Regional Air Sebakul ini bisa dibangun,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, salah satu anggota Komisi II DPRD Kota, Bambang Hermanto menuturkan, pihaknya akan menyambangi Balan Pelaksana janalan Nasional (BPJN) III Padang agar jalan ini dapat diperbaiki di tahun ini.

“Kita akan upayakan bagaimana caranya jalan ini bisa diperbaiki tahun ini. Selain itu, karena jalan ini kan non status ya, bukan wewenang Kota, bukan wewenang Provinsi. Jadi kita akan mempelajari sistem pengalihan status jalan, karena kemungkinan kedepannya nanti setelah jalan ini diperbaiki, kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota agar jalan ini bisa diambil alih Pemkot saja,” tutur Bambang Hermanto.

Bambang Hermanto mengatakan, jalan yang non status ini nanti akan digarap, karena di Kota Bengkulu, jalan yang non status hanya ada satu yaitu jalan regional air sebakul.

“Bengkulu Utara jalan non status lebih dari satu, pemerintah Bengkulu Utara bisa untuk mengatasinya, masa kota Bengkulu tidak bisa,” katanya.

Lanjutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan ke Padang dan berkirim surat ke Balai pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, bagaimana statusnya dan seperti apa mekanisme pengambil alihannya terkait jalan Regional Air Sebakul ini.

“Nanti akan kita tanyakan bagaimana sistemnya, kalau Balai dan Provinsi tidak siap, maka Kota siap untuk membangunnya, nanti bisa kita anggarkan,” tutupnya. (Adv)

 

Komentar

BERITA LAINNYA