oleh

Sinergitas BAZNAS dan Pemkot Bengkulu Mentaskan Kemiskinan

“Saat ini memang dalam prakteknya BAZNAS harus berkoordinasi dengan kepala daerah, mengenai soal pengentasan kemiskinan dan masalah sosial lainnya” kata Kepala Biro Hukum BAZNAS, Ahmad Hambali.

Di Kota Bengkulu sendiri, ia nilai, Walikota dan Wakil Walikota sudah turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat. BAZNAS yang ada di Kota Bengkulu juga dilibatkan dalam banyak program-program sosial tersebut.

“Tentunya tidak semua Kepala Daerah bisa melakukan kegiatan seperti ini,” imbuhnya.

“Program pengentasan kemiskinan yant dicanangkan BAZNAS untuk kesejahteran umat ternyata sangat sejalan dengan yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Helmi – Dedy,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi juga mengapresiasi BAZNAS Kota Bengkulu.

Pihaknya senantiasa bersinergi dengan BAZNAS Kota Bengkulu.

“Alhamdulillah di Kota Bengkulu, kita telah berhasil mengumpulkan Rp 1 Milyar dalam dua bulan saja. Ini sungguh jauh melesat dibanding Pemprov Bengkulu juga kabupaten lainnya, karena Pemerintah Kota Bengkulu berharap dapat menjadi prototipenya madani Indonesia,” jelas Deddy.

Dedy mengatakn beberapa program yang telah dikerjakan Pemkot Bengkulu bersam BAZNAS misalnya Takziah Keliling.

Dimana, Pemkot Bengkulu menyerahkan Akta Kematian, dan BAZNAS Kota mensupport untuk uang transport untuk ustaz yang hadir.

Program lain yang dikerjakan bersama BAZNAS, lanjut Dedy, misalnya HD Samawa, HD Oto, JSPS, Gerakan Peduli Yatim (GPY).

“Kami sudah merasakan sekali peran dan support dari BAZNAS Kota Bengkulu, khususnya Habib Abdurahman Al-Khaf yang selalu hadir pada kegiatan takziah keliling Pemkot Bengkulu,” tutupnya.(MC Kota Bengkulu)

Komentar

BERITA LAINNYA