oleh

Satu Orang PDP Meninggal Dunia

 

Mediabengkulu.co – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan menyebutkan, ada penambahan satu kasus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) hari ini.

“Info terkini, tidak ada penambahan kasus positip Covid-19, namun ada penambahan kasus ODP sebanyak 7 orang dan penambahan PDP 1 orang,” sebut Jaduliwan, di Posko Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu, Sabtu (25/4).

PDP tersebut, jelas Jaduliwan, berjenis kelamin perempuan umur 70 tahun dan telah dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 23 April 2020.

Adapun kronologisnya, yang bersangkutan masuk ke RS HD Kota Bengkulu jam 05.00 WIB dengan gejala sesak nafas berat, namun pada sorenya (23/4), pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Pasien dinyatakan telah meninggal dunia jam 17.00 WIB dan telah dimakamkan secara Covid sesuai arahan tim klinis kota, agar kurang dari 4 jam sudah dilaksanakan,” jelas Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu ini.

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyebutkan, total PDP sebanyak 23 orang. Sedsngkan jumlah pasien konfirmasi atau positip Covid-19 total ada 8 orang.

“Telah dinyatakan sembuh 1 orang. Pasien positip meninggal 1 orang dan yang masih menjalani perawatan ada 4 orang. Isolasi mandiri 2 orang,” paparnya.

Adapun total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) perhari ini, sebut Jaduliwan, sebanyak 632 orang, yang sehat/ selesai pemantauan 538 orang dan masih proses pemantauan 94 orang.

Selain itu, Jaduliwan juga menyampaikan rincian berkenaan dengan hasil swab dan Rapid test yang telah dilakukan.

Dimana, sebutnya, ada 99 sampel yang diperiksa. 10 sampel dari 8 orang dinyatakan Positif, sedangkan 54 sampel dinyatakan negatif. Kemudian yang masih menunggu hasil laboratorium/uji swab ada 35 sampel.

Untuk Rapid Test, lanjutnya, telah dilakukan di wilayah Kabupaten Kota dalam Provinsi Bengkulu tepatnya di Laboratorium Kesehatan Provinsi dan Laboratorium Kabupaten Kota.

Total sudah dilakukan Rapid test sebanyak 1.885 org dengan hasil 12 orang reaktip dan 1.873 orang non reaktif.(MC)

Komentar

BERITA LAINNYA