oleh

Pemukiman Warga Rawan Banjir Komisi II DPRD Kota Bengkulu Sidak Ke Kelurahan Betungan

 

MediaBengkulu.co – Komisi Dua dan Pimpinan DPRD Kota Bengkulu kembali mengandeng Dinas PUPR untuk Lakukan Sidak ke Permukiman Warga Rawan Banjir di RT.16 RT.12 dan RT. 14 Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu,Selasa (21/02)

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Suprianto, memimpin jalannya inspeksi mendadak (sidak) bersama sejumlah anggota Komisi II DPRD Kota ke sejumlah titik kawasan di Kota yang kerap menjadi langganan banjir.

Lokasi pertama yang didatangi para anggota dewan ini, Perumahan Graha Asri di Kelurahan Pekan Sabtu. Perumahan ini kerap terendam banjir ketika musim penghujan tiba. Dari hasil sidak, diketahui penyebabnya terjadi sedimentasi pada drainase di perumahan ini, sehingga pembuangan air tak lancar.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kota pun langsung meminta tim Dinas PUPR Kota Bengkulu, yang ikut juga dalam sidak, agar segera menindaklanjuti hal tersebut. Tak hanya Dinas PUPR, namun tim BPBD yang diketahui memiliki dana untuk pelaksanaan kegiatan pencegahan bencana pun juga diminta ikut andil.

Dalam kesempatan ini, anggota dewan juga sempat meninjau lokasi aliran anak sungai yang berada tepat di depan Kantor Kelurahan Betungan. Aliran anak sungai ini sendiri merupakan saluran pembuangan dari sejumlah perumahan yang ada di Kelurahan Pekan Sabtu. Selain itu, Dewan juga mendatangi Perumahan Bumi Persada Indah, yang berada di Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu.

Dalam sidak itu, warga sekitar menyampaikan aspirasi meminta dewan memperbaiki jalan serta drainase di perumahan. Pasalnya, sejak dibangun beberapa tahun silam, jalan yang dihuni ratusan warga ini tak kunjung diperbaiki, hingga kerap terendam banjir ketika musim penghujan tiba.

Menanggapi keluhan ini, Anggota DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menggunakan dana pemeliharaan untuk memperbaiki jalan sementara. Sedangkan, untuk perbaikan permanennya diusahakan di anggaran APBD Perubahan mendatang. Sembari menunggu pemeliharaan dilakukan, warga diminta bergotong royong bersama instansi terkait untuk melakukan pembersihan di drainase yang juga terjadi sedimentasi yang cukup tinggi. (adv)

Komentar

BERITA LAINNYA