oleh

Kabur Sejak 2013, Koruptor Proyek BPPD Ditangkap Polisi

Kasus korupsi yang dilakukan tersangka AR ini dilakukan pada tahun 2011 yakni pengerjaan pembangunan gudang logistik untuk penanggulangan bencana dan fasilitas umum yang dana anggaran pembangunan tersebut dari BPBD Profinsi Bengkulu.

Kemudian di tahun 2013 Dit Reskrimsus Polda Bengkulu melakukan penyelidikan serta melakukan pemanggilan sebanyak dua kali pada tanggal 2 dan 9 November 2013 tetapi tersangka  tidak memenuhi pemanggilan tersebut, dan pada  tanggal 18/11/19 ditetapkan menjadi tersangka dan dijadikan DPO oleh pihak Dit Reskrimsus Polda Bengkulu.

Tindak kejahatan korupsi dana BPBD dalam proses pembangunan gudang logistik ini dapat terungkap, ketika Dit Reskrimsus melakukan penyelidikan dan didapatkan fakta bahwa tersangka AR selaku Direktur PT Pulau Batu Intan meminta pencairan dana sebesar 62,50% atau diuangkan dengan nilai Rp. 1.890.635.625,-.

Namun, dari hasil  verifikasi yang oleh para ahli dan penyidik ternyata bahan dan fisik yang terpasang hanya sebesar 50,78% atau senilai Rp.1.536.109.000,-. Dari hasil penetapan tersebut negara mengalami kerugian senilai  Rp.354.526.625,-.

Atas perbuatannya tersangka diamankan oleh pihak kepolisian polda bengkulu dan dilakukan penahanan, dalam tahap ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mendapat informasi-informasi lain mengenai tindak kasus korupsi tersebut.(TN)

Komentar

BERITA LAINNYA