oleh

Hilang Sejak Hari Senin, Siswa SMPN 19 Kota Ditemukan Tewas

 

MediaBengkulu.co – Setelah dinyatakan hilang tenggelam sejak Senin (27/1) sekitar pukul 17.30 WIB, jasad Akbar Ezo Estrada (14) siswa SMPN 19 Kota Bengkulu yang merupakan warga Dusun Mekar Sari Desa Jenggalu Kecamatan Sukaraja ditemukan di dasar sungai Jenggalu desa Riak Siabun Kecamatan Sukaraja.

Jasad korban ditemukan pada Selasa (28/1) sekitar pukul 14.30 WIB atau sekitar 22 jam.

Kades Jenggalu Jhoni Midarling mengatakan jasad korban ditemukan didasar sungai oleh warga yang biasa mencari lokan di Sungai Jenggalu, dengan jarak sekitar 50 meter dari TKP awal.

” Jasad korban ditemukan berjarak sekitar 25 meter dari TKP awal,” ujar Kades ” sampai Kades Jenggalu, Joni Midarling, Selasa (28/1).

Sebelumnya, korban bersama dua rekannya mandi dianak sungai Jenggalu.

Pada saat mandi tersebut korban terseret arus, melihat kejadian tersebut rekan-rekan korban mencoba untuk menolong korban namun tidak berhasil.

Diduga jenazah korban tersangkut di dasar sungai yang banyak terdapat lobang -lobang maupun ranting- ranting pohon yang sudah tenggelam.

Pencarian korban melibatkan warga dibantu tim yang terdiri dari BASARNAS,BPBD Kabupayen Seluma,TNI AL dan Dit Polair Polda Bengkulu untuk menyisiri dari titik awal korban tenggelam.

” Pada saat korban tenggelam hingga korban ditemukan kondisi arus sungai jenggalu cukup deras, kapasitas air naik sehingga Tim pencari agak kesulitan untuk melakukan pencarian korban, ” sampai Kapolsek Sukaraja” Iptu Noviaska SH.

Pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Sukaraja yang dipimpin langsung Kapolsek Sukaraja sudah menemui pihak keluarga apabila pihak keluarga ingin dilakukan Visum untuk korban namun pihak keluarga sudah mengikhlaskan korban dan menerima semua dengan lapang dada, dan pihak keluarga bersedia untuk memberikan pernyataan bersedia untuk tidak di visum.

” Korban langsung dibawa kerumah duka dan pihak keluarga telah mengikhaskan atas meninggalnya korban karena tenggelam dan tidak akan meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan Visum Et Refertum,” sampai Kapolsek.

Korban merupakan anak sulung dari 2 beradik, buah hati pasangan Sugeng Waluyo dan Henni yang merupakan perangkat desa setempat.

Jasad korban disemayamkan di TPU desa setempat, Selasa (28/1) petang. (AN)

Komentar

BERITA LAINNYA