oleh

Hanya 200 Seniman di Kota Bengkulu yang Terakomodir

Dikatakan Rosmayetti, pemerintah pusat tidak jadi memperpanjang pendaftaran dan tidak untuk menambah jumlah bantuan dikarenakan keterbatasan anggaran sehingga tidak semua seniman yang terakomodir.

Dari 1.300 seniman yang terdaftar, hanya 200 seniman yang sudah diakomodir oleh Kemendikbud untuk mendapatkan bantuan itu. Ini dijelaskan Rosmayetti Kamis (30/4/20)

“Awalnya dari pusat mengatakan ada perpanjangan waktu untuk penambahan bantuan. Setelah itu kita juga menyampaikan ke walikota bahwa dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud ada informasi tambahan bantuan. Makanya kami minta walikota menyampaikan informasi. Tapi setelah kita konfirmasi kembali dengan Dirjen ternyata semuanya tidak bisa diakomodir,” jelas Rosmayetti.

Rosmayetti menyadari seluruh seniman sebenarnya terdampak Covid-19 dan berharap dapat bantuan itu. Namun karena ini bantuannya dari pusat langsung, yang bisa diakomodir tidak seluruhnya.

“Yang sudah masuk ke kita 1.300, yang terakomodir hanya 200 orang. Itu sudah melalui aplikasi online di web. Untuk bantuannya, seniman yang berpenghasilan dibawah Rp 5 juta dapat Rp 1 juta. Yang berpenghasilan di atas Rp 5 juta dapat bantuan Rp 600 ribu,” demikian Rosmayetti.(Release/Media Center Kominfo Kota Bengkulu)

Komentar

BERITA LAINNYA