oleh

Gubernur Rohidin Sampaikan Nota Penjelasan Raperda Rencana Umum Energy Daerah

MEDIA BENGKULU.CO,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu ,Melaksanakan rapat Paripurna,dengan Agenda Mendengarkan nota penjelasan gubernur atas raperda rencana umum energy daerah pada rapat paripurna pertama masa sidang kedua 2019 DPRD Provinsi, Rabu, (8/5).

Dijelaskan Gubernur, di level provinsi Bengkulu, isu dan masalah energy diidentifikasi melalui FGD dan konsultasi dengan para pemangku kepentingan. Secara umum yang hasilnya mirip dengan permasalahan energy secara nasional. Permasalahan tersebut diantaranya, pemanfaatan energy baru dan terbarukan serta pelaksanaan konversi energy masih sangat terbatas.

Infrastruktur energy dalam bentuk depot BBM, LPG dan gardu induk jaringan distribusi terkait dengan elektrifikasi di daerah terpencil belum merata. Dampak lingkungan akibat produksi dan konsumsi semakin besar belum diatasi dengan sempurna.

Kebijakan dan peraturan daerah tentang langkah langkah penanggulangan kondisi krisis darurat energy juga belum ada Untuk itu, Pemerintah provinsi diwajibkan untuk menyusun rancangan rencana umum energy daerah provinsi dengan mengacu kepada rencana umum energy nasional
“Rencana umum energy daerah provinsi adalah kebijakan pemerintah provinsi Bengkulu mengenai rencana pengelolaan energy tingkat provinsi yang merupakan penjabaran dan rencana pelaksanaan rencana umum energy nasional,” tutur Rohidin.

Penyusunan rancangan rencana umum energy ini, dilaksanakan oleh perangakat daerah penyelenggara pemerintahan di bidang energy dengan mengikutsertakan pemerintah pusat kabupaten dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kementerian ESDM dan Dewan Energy Nasional mendukung pemerintah provinsi Bengkulu dalam proses penyusunan rencana umum energy daerah provinsi Bengkulu,” katanya.

Rancangan rencana umum energy ini, akan memuat kondisi saat ini dan masa mendatang, penetapan visi misi tujuan dan sasaran energy daerah yang akan dicapai, juga kebijakan dan strategi pengelolaan energy daerah yang menjabarkan kebijakan strategi kelembagaan instrument kebijakan dan program pengembangan energy.

“Saya berharap agar dprd provinsi Bengkulu bersama pemerintah dapat melakukan pembahasan yang konprehensif terhadap konsepsi raperda ini sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku sehingga materi dan substansinya dapat disempurnakan dan disetujui bersama untuk menjadi peraturan daerah,” pungkas lulusan terbaik UGM ini.

Sesuai dengan tata tertib Dewan Provinsi, selanjutnya akan dilakukan pembahasan tentang Raperda rencana umum energy daerah tersebut, yang kemudian akan disampaikan dalam Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Bengkulu yang dijadwalkan Selasa, (14/5) mendatang. (Pariwara).

Reporter : Purwanto

Komentar

BERITA LAINNYA