oleh

Dinas Kelautan Kab. Mukomuko Adakan Lomba Masak Serba Ikan

MUKOMUKO- Tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu masih tergolong rendah. Angkanya masih di bawah rata-rata nasional sebesar 50 kg per kapita per tahun. Sementara ini indeks konsumsi ikan masyarakat Mukomuko baru sebesar 39 kg per kapita per tahun.

Akan tetapi, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Mukomuko, masih paling tinggi dibandingkan masyarakat kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko, Eddy Apriyanto, SP., M.Si pada saat menyampaikan laporan dalam acara lomba masak serba ikan ke-4 tingkat Kabupaten Mukomuko tahun 2019, Kamis (28/3/2019) di Balai Daerah setempat.

Dikatakannya, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Mukomuko, rata-rata sebanyak 39 kg per kapita per tahun. Angka ini masih lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata konsumsi masyarakat se-Provinsi Bengkulu yang sebesar 38,47 kg per kapita per tahun.

“Indeks konsumsi ikan masyarakat Indonesia memang masih rendah dibandingkan negara lain. Indeks konsumsi masyarakat Mukomuko juga masih dibawah nasional. Akan tetapi yang membanggakan bagi kita, masyarakat Mukomuko paling tinggi mengkonsumsi ikan se-Provinsi Bengkulu dibandingkan kabupaten lain,” sampai Eddy.

Lanjutnya, Pemerintah setempat terus mendorong masyarakat daerah ini semakin gemar makan ikan. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggelar kegiatan lomba masak serba ikan atau makanan berbahan baku ikan.

“Tujuan kegiatan ini, supaya tercipta menu atau kreasi baru makanan berbahan ikan. Harapannya, dengan adanya menu baru ini minat masyarakat mengkonsumsi ikan juga meningkat dan digemari semua kalangan umur, mulai anak, remaja dan makanan keluarga,” demikian Eddy.

Dalam sambutannya, Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH mengajak masyarakat daerah ini untuk terus meningkatkan konsumsi ikan. Katanya ikan merupakan salah satu menu yang kaya akan gizi dan zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan kecerdasan.

Bupati mengapresiasi kegiatan lomba masak serba ikan ini. Katanya melalui kegiatan ini, bisa tercipta menu-menu baru berbahan baku ikan, lain dari pada biasanya.

“Dengan adanya menu baru ini, masyarakat yang mulanya tidak suka ikan, jadi suka makan ikan, karena menu ikan sudah dikreasikan. Apalagi anak-anak, suka dengan makanan-makanan yang unik, berwarna-warni.

Kalau makanan seperti itu bisa dibuat, sejak dini masyarakat kita akan gemar memakan ikan,” demikian Bupati yang kemudian membuka secara resmi kegiatan tersebut. (rls)

Komentar

BERITA LAINNYA